Sleman (ANTARA) - Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan berupa intensif fiskal total senilai Rp18,9 miliar atas kontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan diterima oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama beberapa pimpinan daerah lainnya dalam kegiatan rapat koordinasi nasional percepatan penurunan stunting di Istana Wakil Presiden RI, Jumat.

Kabupaten Sleman mendapat intensif fiskal dalam tiga kategori yaitu kinerja penghapusan kemiskinan ektrem sebesar Rp6,8 miliar, penurunan stunting sebesar Rp6 miliar dan percepatan belanja daerah sebesar Rp6,1 miliar.

Kustini Sri Purnomo mengucapkan terima kasih ke seluruh pihak yang berkontribusi dalam program percepatan penurunan stunting, dan mendukung upaya Pemkab Sleman dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sleman.

Baca juga: Provinsi Banten peroleh Insentif Fiskal 2023 sebesar Rp18,34 miliar

"Alhamdulillah hari ini Kabupaten Sleman mendapat penghargaan dalam bentuk alokasi intensif fiskal Rp18,9 miliar yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Presiden," kata Kustini dalam pesan tertulis yang diterima di Sleman.

Menurut dia, Sleman menjadi salah satu daerah yang mendapat bantuan ini karena dinilai berkontribusi dalam penghapusan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting dan percepatan belanja daerah.

"Pemberian penghargaan kepada Kabupaten Sleman dalam bentuk bantuan intensif fiskal ini menjadi bukti komitmen Pemkab Sleman dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat," katanya.

Kustini mengatakan, alokasi intensif fiskal sebesar Rp18,9 miliar ini nantinya akan digunakan untuk memaksimalkan berbagai program terkait penghapusan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting dan percepatan belanja daerah.

Baca juga: Garut masuk 10 besar Penerima Insentif Fiskal Tertinggi di Indonesia

Pewarta: Victorianus Sat Pranyoto
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2023