Jayapura (ANTARA) -
Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Papua menggelar kompetensi duta QRIS dan Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah  kepada para kasir retail di Kota Jayapura guna meningkatkan pemahaman terkait ekonomi digital pada wilayah setempat.
 
 
 
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Faturachman di Jayapura, Jumat, mengatakan kompetensi duta QRIS dan CBP ini diikuti 57 peserta kasir retail se Kota Jayapura.
 
 
"Kompetensi ini merupakan salah satu upaya Bank Indonesia dalam mendukung perluasan ekonomi digital di Papua," katanya.
 
 
Menurut Faturachman, pada kegiatan ini pihaknya bersinergi dengan Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) Papua sehingga peningkatan pemahaman dan efisiensi transaksi dagang di sisi pelaku usaha retail lebih tepat sasaran
 
 
"Kompetisi akan berlangsung hingga 3 Agustus 2024 setelah diawali sebelumnya kegiatan technical meeting pada Selasa (4/6) sehingga diikuti sebanyak 57 peserta kasir retail yang terkumpul dalam 19 tim," ujarnya.
 
 
Dia menjelaskan dalam kompetisi ini selain melakukan edukasi bagi konsumen agar membiasakan menggunakan pembayaran QRIS, kompetisi ini sekaligus menjadi ajang untuk meningkatkan literasi CBP bagi masyarakat.
 
 
"Sehingga para peserta kompetisi juga melakukan edukasi CBP Rupiah baik melalui edukasi langsung dan melalui penyediaan media edukasi CBP Rupiah di masing-masing toko retail," katanya.
 
 
Dia menambahkan April 2024 capaian jumlah volume transaksi QRIS se-tanah Papua mencapai 3,7 juta transaksi dengan nilai Rp608 miliar.
 
 
"Adapun nilai transaksi QRIS baik kota maupun kabupaten Jayapura mencapai Rp411 miliar. Sehingga capaian tersebut menempatkan Jayapura menjadi daerah dengan transaksi QRIS terbesar se-tanah Papua," ujarnya.

Pewarta: Qadri Pratiwi
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2024