Jakarta (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku pembina Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat berharap pemerintah daerah (pemda) dapat bekerja sama dengan produsen pangan dalam mengendalikan inflasi.

Adapun TP PKK Pusat dengan organisasi Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) melakukan kerja sama berupa pembelian 15.120 pak minyak goreng untuk didistribusikan melalui Gerakan Pasar Murah (GPM).

“Teman-teman wartawan jangan menganggap acara ini kecil, tidak, bagi saya momentumnya, momentum yang tidak semua pengusaha memiliki kepedulian seperti GIMNI, tidak semua organisasi masyarakat (ormas) memiliki kepedulian seperti PKK, tidak semua,” ucap kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut, dia berharap kerja sama ini dapat mendorong seluruh kepala daerah maupun jaringan PKK agar terlibat melakukan kegiatan serupa.

Dengan demikian, upaya kerja sama dalam mengendalikan inflasi semakin banyak dilakukan oleh pihak terkait.

“Kalau semua kepala daerah 552, semua PKK semuanya bergerak, semua pengusahanya jalan, inflasi kita saya yakin akan sangat terjaga, dan kita aman, negara kita aman, karena rakyat cukup makan, cukup pangan,” jelasnya.

Di lain sisi, Tito menekankan bahwa angka inflasi di Indonesia merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Sebab, selama dua tahun terakhir, inflasi di Indonesia sangat stabil dan konsisten terkendali.

Sebagai Informasi, perusahaan yang berpartisipasi dalam menyediakan minyak goreng murah melalui TP PKK tersebut yaitu Wilmar, Permata Group, Musim Mas, Apical Group, PT Incasi Raya, PT Pacific Palmindo Industri, PT Karyaindah Alam Sejahtera, dan PT Sintong Abadi.

Dalam kesempatan itu, selain Direktur Eksekutif GIMNI, turut hadir Corporate Affairs Manager PT Musim Mas, Head of CEO Office Wilmar, Kepala Humas Apical Group, dan Asisten Manager Permata Group.

Baca juga: Mendagri siapkan aturan sanksi bagi ASN terlibat judi online

Baca juga: Mendagri libatkan lembaga penegak hukum seleksi penjabat kepala daerah

Pewarta: Narda Margaretha Sinambela
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2024