Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Letjen TNI Purn Marciano Norman menegaskan bahwa Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh-Sumatera Utara dilaksanakan sesuai agenda yang telah diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo.

“Yaitu dibuka tanggal 8 September di Banda Aceh dan ditutup 20 September di Sumatera Utara,” kata Marciano Norman saat membuka Chef de Mission (CdM) Meeting II PON 2024 wilayah Sumatera Utara di Hotel Santika Dyandra, Kota Medan.

Dalam keterangan resmi yang diterima pewarta, Selasa, Marciano  meminta seluruh venue PON 2024 rampung pada Juli dan test event terselenggara Agustus.

Menanggapi arahan Presiden RI, KONI mengajak persiapan PON 2024 semakin dimatangkan dan setiap ketua kontingen provinsi yang hadir melaksanakan sosialisasi ke daerah masing-masing. 

Seluruh informasi harus didapatkan saat CdM Meeting II yang diawali di Kota Medan dan dilanjutkan di Kota Banda Aceh.

Baca juga: KONI Pusat berharap arena PON Aceh-Sumut rampung akhir Juli

“Malam hari ini sampai besok sampai kita berangkat ke Aceh, saya mengharapkan komunikasi yang sangat, sangat baik antara saudara-saudara pimpinan Kontingen dari 38 provinsi dan dari Ibu Kota Negara (IKN) untuk memanfaatkan kesempatan CdM Meeting kedua ini,” pesan Marciano.

“Kesiapan PON XXI ini betul-betul dapat saudara berikan kepada anggota kontingen yang akan berangkat ke Sumatera Utara maupun ke Aceh,” imbuh Marciano.

Kadispora Sumatera Utara Baharuddin Siagian yang mewakili Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni menyatakan Sumatera Utara mempunyai potensi olahraga dan sporttourism untuk dikembangkan terutama pada PON 2024.

“Ini kehormatan sekaligus tanggung jawab kita semua bersama-sama untuk melaksanakan perhelatan ini secara baik dan bersahaja," kata  Baharuddin.   Baca juga: PB PON resmi bekerjasama dengan IADO untuk awasi doping selama PON

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2024