PON XXI dan Peparnas XVII 2024

Festival perempuan pesisir di Demak

  • Sabtu, 18 April 2026 20:27 WIB

Sejumlah warga bersama aktivis perempuan dan lingkungan mengenakan busana berbahan serat dan pewarna alam saat mengikuti kirab Festival Perempuan Pesisir: Merawat (Ibu) Bumi dan Laut di desa terdampak bencana banjir rob Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan kolaborasi perempuan nelayan pesisir Demak dan jaringan masyarakat sipil tersebut mengkampanyekan pelestarian lingkungan, pengembangan kebun komunitas sebagai strategi pangan alternatif, serta peningkatan kapasitas perempuan untuk masa depan pesisir yang adil dan berkelanjutan di tengah krisis iklim. ANTARA FOTO/Aji Styawan/wsj.

Sejumlah warga bersama aktivis perempuan dan lingkungan secara simbolis menuangkan cairan eco enzyme dalam Festival Perempuan Pesisir: Merawat (Ibu) Bumi dan Laut di desa terdampak bencana banjir rob Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan kolaborasi perempuan nelayan pesisir Demak dan jaringan masyarakat sipil tersebut mengkampanyekan pelestarian lingkungan, pengembangan kebun komunitas sebagai strategi pangan alternatif, serta peningkatan kapasitas perempuan untuk masa depan pesisir yang adil dan berkelanjutan di tengah krisis iklim. ANTARA FOTO/Aji Styawan/wsj.

Sejumlah pengunjung membeli makanan dengan konsep penyajian ramah lingkungan dalam Festival Perempuan Pesisir: Merawat (Ibu) Bumi dan Laut di desa terdampak bencana banjir rob Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan kolaborasi perempuan nelayan pesisir Demak dan jaringan masyarakat sipil tersebut mengkampanyekan pelestarian lingkungan, pengembangan kebun komunitas sebagai strategi pangan alternatif, serta peningkatan kapasitas perempuan untuk masa depan pesisir yang adil dan berkelanjutan di tengah krisis iklim. ANTARA FOTO/Aji Styawan/wsj.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait