Gorontalo (ANTARA) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa berjanji akan mengawal tiga proyek di Gorontalo.

Proyek yang sudah masuk dalam "major project" pemerintah pusat itu yakni revitalisasi Danau Limboto, kelanjutan pembangunan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) dan pengembangan rumah sakit (RS) Ainun Habibie.

“Pertama tentu kita harus selesaikan Danau Limboto. Danau itu termasuk dari tujuh danau di seluruh Indonesia yang direvitalisasi. Bukan hanya kepentingan Indonesia tetapi juga dunia, untuk memulihkan kembali habitat di danau,” kata Suharso saat memenuhi undangan syukuran yang digelar Pemerintah Provinsi Gorontalo bertempat di halaman Rumah Jabatan Gubernur di Gorontalo, Sabtu.
Baca juga: Suharso Monoarfa disambut upacara adat Mopotilolo di Gorontalo

Hal lain yang menjadi perhatian yakni rencana pengembangan RS Ainun Habibie.

Meskipun tidak menggunakan uang pemerintah pusat karena dikembangkan melalui skema KPBU, namun pihaknya berupaya agar rencana itu bisa mendapat perhatian dari investor.

Kementrian PPN/Bappenas menjadi sektor utama dalam hal perencanaan dan konsultan proyek tersebut.
Baca juga: Lima kawasan transmigrasi di Gorontalo jadi prioritas nasional
Baca juga: Menkes : Gorontalo tempat belajar pertama saya

“Bolanya sebenarnya ada di DPRD Gorontalo. KPBU RS Ainun belum disetujui. Nanti kalau ada dari fraksi PPP,  yang tidak setuju tolong diberi tahu. Jadi itu harus, kalau bisa saya datang untuk ground breaking,” ucapnya.

Terkait dengan kelanjutan pembangunan GORR, Suharso berupaya untuk tetap memberi dukungan anggaran.

Menurut dia, proyek GORR sudah masuk dalam proyek besar pemerintah dan tetap diseriusi hingga tuntas.
Baca juga: Menkes Terawan pertama kunjungan RS ke Ainun Habibie di Gorontalo

Pewarta: Debby H. Mano
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019