Beijing (ANTARA) - Kementerian Transportasi China pada Kamis (31/8) menyatakan telah mengerahkan 16 kapal penyelamat berkekuatan tinggi dan sembilan helikopter penyelamat di wilayah pesisir timur dan selatan negara itu yang kemungkinan dilanda Topan Saola dan Topan Haikui.

Kementerian tersebut juga telah menyiapkan lima tim penyelamat darurat untuk wilayah pesisir Guangdong dan Hainan, serta daerah muara Sungai Mutiara, saat Topan Saola, topan kesembilan tahun ini, kian mendekat.

Sementara itu, enam tim serupa juga telah dikerahkan ke Selat Taiwan, Zhejiang, dan kawasan muara Sungai Yangtze, tempat Topan Haikui, topan ke-11 tahun ini, diperkirakan akan melanda.

Topan Saola diperkirakan akan mendarat di wilayah pesisir yang membentang dari Huilai hingga Hong Kong pada Jumat (1/9) sore atau Jumat malam. Namun, ada juga kemungkinan topan itu bergerak ke arah barat melalui selatan, melewati perairan timur Guangdong tanpa mendarat.

Observatorium nasional China pada Kamis memperbarui peringatan merah untuk Topan Saola, peringatan level tertinggi dalam sistem peringatan topan empat tingkat negara itu. Saola diperkirakan akan membawa angin kencang dan hujan lebat ke bagian selatan dan timur negara itu.

Topan Haikui diperkirakan memasuki wilayah tenggara Laut China Timur pada Jumat malam.

Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2023