Jakarta (ANTARA News) - Pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) diharapkan lebih banyak menyinggung soal program kesehatan pada visi misi yang dipaparkan kepada masyarakat.

"Masalah kesehatan sangat penting, pasangan capres dan cawapres harus lebih memperhatikan masalah kesehatan karena menjadi pilar penting bagi kesejahteraan masyarakat," kata Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof.dr.Hasbullah Thabrany, MPH, Dr.PH, di Jakarta, Minggu.

Thabrany yang juga merupakan Ketua Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan FKUI menambahkan visi misi kedua capres dan cawapres belum begitu banyak menyinggung masalah kesehatan. Selain minim juga tidak ada inovasi baru yang disampaikan.

Menurut dia, belum ada visi misi capres yang mengatakan soal rencana untuk menambah belanja kesehatan. Meskipun pasangan Prabowo - Hatta pernah menyinggung soal menjamin orang miskin melalui BPJS namun dia menilai hal itu belum mengerucut.

"BPJS sudah berjalan sekarang, lalu apa yang akan dilakukan selanjutnya, visi misi pasangan capres dan cawapres tersebut perlu lebih dikerucutkan lagi, karena untuk masalah kesehatan perlu langkah yang benar-benar menyeluruh. Program BPJS sudah baik namun alangkah lebih baik jika ada inovasi baru yang ditawarkan," katanya.

Begitu juga pasangan Jokowi - JK, menurut dia, perlu lebih banyak menyinggung soal kesehatan.

Pada acara Sarasehan "Menguji Persepsi dan Komitmen Capres/Cawapres" Terhadap Sistem jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang diadakan Kemenko Kesra dan Ikatan Alumni Universitas Sumatera Utara (IKA-USU) beberapa waktu lalu dia pernah mengatakan bahwa belanja kesehatan Indonesia masih sangat minim.

Hal itu membuat Indonesia masih banyak tertinggal dari negara lain salah satunya dari segi kualitas.

Di sisi lain, tambah dia, kualitas pelayanan kesehatan juga harus ditingkatkan, tapi untuk meningkatkan kualitas pelayanan memerlukan biaya yang lebih besar. Untuk itu, dia berharap pasangan capres atau cawapres lebih banyak menyinggung soal kesehatan.

Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2014